Basis Investor BNBR Tumbuh pada Juni 2026, Saham Jadi Incaran?

Kamis, 16 Juli 2026 | 15:33:23 WIB
RUPSLB PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR). (Sumber Foto: investor.id)

JAKARTA. Ketertarikan penanam modal terhadap saham PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) masih memperlihatkan arah yang positif.

Para investor menggunakan momentum penurunan banderol saham perusahaan milik keluarga Bakrie tersebut.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 30 Juni 2026, total pemegang saham BNBR terhitung sebanyak 137.062 investor.

Angka itu naik 4.704 investor atau sekitar 3,55% bila dibandingkan dengan posisi bulan lalu yang sebanyak 132.358 investor.

Peningkatan kuantitas investor ini menjadi salah satu sinyal bahwa saham BNBR masih mendapatkan perhatian dari pelaku pasar di tengah dinamika harga sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Harga saham BNBR terus mendapatkan tekanan baru-baru ini.

Pada perdagangan Kamis 16 Juli 2026 pukul 9.30, harga saham BNBR di Rp 82 turun 4 poin atau 4,65% secara harian.

Selama satu bulan terakhir, harga saham BNBR merosot 7 poin atau 7,88%.

Tahun 2026 ini, harga saham BNBR bergerak sangat volatil, dengan posisi paling tinggi mencapai Rp 203 pada 4 Januari.

Dalam laporan registrasi pemegang efek, kepemilikan saham BNBR masih didominasi oleh kelompok investor dengan kepemilikan di bawah 5%.

Kelompok pemegang saham kurang dari 5% secara non-warkat (scripless) tercatat memiliki 43,34 miliar saham atau setara 24,99% dari total saham beredar.

Sementara itu, kelompok pemegang saham kurang dari 5% dalam bentuk warkat memiliki 17,13 miliar saham atau setara 9,88%.

Terdapat pergeseran kepemilikan saham sebanyak 14,64 miliar saham dari kategori non-warkat ke kategori warkat selama Juni 2026.

Namun, pergeseran tersebut tidak mempengaruhi total kepemilikan saham yang dipunyai investor publik.

Beberapa pemegang saham utama BNBR tercatat tidak mengalami perubahan kepemilikan saham selama Juni 2026.

Berikut rinciannya: Port Fraser International memiliki 38,86 miliar saham atau 22,41%.

Fountain City memiliki 38,45 miliar saham atau 22,17%.

Levoca Enterprise memiliki 23,90 miliar saham atau 13,78%.

Eurofa Capital memiliki 11,72 miliar saham atau 6,76%.

R.A Sri Dharmayan memiliki 13,22 juta saham atau 0,01%.

Armansyah Yamin memiliki 4 juta saham.

Armansyah Yamin juga tercatat memiliki 16.799 saham pada rekening efek lainnya.

Tidak terdapat perubahan kepemilikan saham pada para pemegang saham utama itu selama periode Juni 2026.

Bertambahnya jumlah investor BNBR sepanjang Juni 2026 memperlihatkan saham emiten kelompok Bakrie ini masih mampu menarik minat pasar.

Sebagai informasi, kenaikan jumlah pemegang saham kerap menjadi salah satu indikator meningkatnya partisipasi investor, terutama investor ritel, terhadap sebuah saham.

Meskipun tidak selalu berkorelasi langsung dengan kenaikan harga saham, pertumbuhan jumlah investor dapat mencerminkan meningkatnya eksposur dan perhatian pasar terhadap emiten.

Dengan tambahan 4.704 investor hanya dalam waktu satu bulan, BNBR menjadi salah satu saham yang patut diperhatikan oleh pelaku pasar dari sisi perkembangan basis investornya.

Terkini