IHSG Diproyeksi Sideways di Level 5.950–6.125, Simak Sentimennya

Rabu, 15 Juli 2026 | 09:45:49 WIB
IHSG diperkirakan bergerak sideways di kisaran 5.950–6.125. (Sumber Foto: NET)

JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi melaju konsolidatif pada transaksi Rabu (15/7/2026) di tengah sikap menunggu dari pelaku pasar menjelang pengumuman informasi inflasi produsen Amerika Serikat serta naiknya kembali situasi geopolitik di Timur Tengah.

Tim riset Phintraco Sekuritas mengungkapkan dari sentimen internasional, fokus pasar berada pada pengumuman informasi Producer Price Index Amerika Serikat periode Juni 2026.

Inflasi produsen diprediksi menurun menjadi 6,2 persen secara tahunan dari 6,5 persen secara tahunan pada Mei 2026, dipicu normalisasi harga minyak dunia pada kurun waktu tersebut.

Tetapi, prospek penurunan inflasi masih dihantui naiknya kembali eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Ketegangan geopolitik tersebut telah memicu harga minyak dunia kembali naik, sehingga berpeluang menaikkan ongkos produksi serta menghambat penurunan inflasi pada waktu yang akan datang.

Dengan perpaduan sentimen luar dan kondisi teknikal itu, Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi akan melaju terbatas pada kisaran 5.950 hingga 6.125 pada transaksi Rabu.

"IHSG diperkirakan bergerak di rentang 5.950 hingga 6.125 pada perdagangan Rabu [15/7]," tulis tim riset dari Sumbernya, Selasa (14/7/2026).

Sementara itu pada transaksi Selasa (14/7/2026) berakhir menguat tipis 0,028 persen ke posisi 6.039,521.

Walau sempat melesat hampir 1 persen dan mencapai posisi 6.095 pada transaksi di hari yang sama, penguatan Indeks Harga Saham Gabungan gagal terjaga sampai akhir akibat langkah ambil untung pada saham-saham bidang perbankan yang menghambat langkah indeks.

Dalam rentang waktu singkat, sentimen pelaku pasar diprediksi masih mengamati arah inflasi Amerika Serikat dan perkembangan konflik geopolitik yang bisa memengaruhi pergerakan harga komoditas dunia serta arus dana di pasar keuangan.

Terkini