DSSA Suntik Tambahan Modal ke Bali Media Telekomunikasi Sebesar 8 Triliun

Kamis, 09 Juli 2026 | 10:37:21 WIB
Ilustrasi: PT DSSA melalui anak usaha menyuntikkan modal Rp 8 triliun ke Bali Media Telekomunikasi. (Foto: NET)

JAKARTA – PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengumumkan bahwa mereka melalui anak usahanya, PT DSST Mas Gemilang, telah menyuntikkan tambahan modal kepada PT Bali Media Telekomunikasi (BMT) pada tanggal 6 Juli 2026.

"Perseroan, melalui DSST, melaksanakan transaksi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi bisnis, memperluas kapabilitas operasional dan teknologi, dan mempercepat integrasi ekosistem digital untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang," kata manajemen DSSA dalam keterbukaan informasi, sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Manajemen DSSA menyatakan bahwa transaksi tersebut diyakini akan mendukung pengembangan usaha perusahaan secara berkelanjutan melalui peningkatan sinergi dan optimalisasi sumber daya. Selain itu, langkah ini ditujukan untuk memperkuat posisi serta daya saing perusahaan dalam menghadapi perkembangan industri dan peluang pasar.

Objek dari transaksi ini adalah penerbitan dan pengambilan bagian atas sebanyak 8.539.999.121 saham dalam BMT dengan nilai sebesar Rp 8,53 triliun.

"Transaksi merupakan transaksi material karena nilai transaksi lebih dari 20%, namun tidak melebihi 50% dari nilai ekuitas perseroan," jelas manajemen DSSA, sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Sebelum transaksi dilakukan, DSST tercatat menguasai 11.193.772.119.000 (99,99%) saham BMT. Setelah dilakukannya transaksi ini, kepemilikan DSST menjadi 19.733.771.240.000 (99,99%) saham BMT.

DSSA memandang perlunya bagi DSST untuk melakukan penguatan struktur permodalan pada BMT. Hal ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kapasitas pendanaan yang memadai guna meningkatkan fleksibilitas keuangan BMT serta mendukung berbagai proyek strategis perusahaan.

Terkini