Tokocrypto Luncurkan Tokenized Stocks untuk Investor di Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 13:49:54 WIB
Ilustrasi: Tokocrypto meluncurkan fitur Tokenized Stocks untuk akses saham global bagi investor Indonesia. (Gambar: NET)

JAKARTA – Tokocrypto secara resmi memperkenalkan fitur Tokenized Stocks yang memungkinkan investor lokal untuk menanamkan modal pada saham global, seperti SpaceX dan Nvidia, melalui jaringan blockchain selama 24 jam penuh. Peluncuran ini merupakan tindak lanjut dari tahap pengenalan awal yang telah dilakukan perusahaan pada 23 Juni 2026.

Melalui produk baru ini, investor di dalam negeri kini memiliki akses serta eksposur langsung terhadap pergerakan harga saham perusahaan internasional, seperti SpaceX, Micron, dan Nvidia, dalam ekosistem blockchain. Tokenized stocks sendiri merupakan instrumen digital berbasis blockchain yang menggabungkan karakteristik investasi saham konvensional dengan fleksibilitas transaksi on-chain yang dapat diakses selama 24 jam dalam seminggu.

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyampaikan bahwa peluncuran ini menandai babak baru dalam integrasi keuangan makro, di mana industri kripto mulai bergeser dari sekadar aset digital murni menuju adopsi Real World Assets (RWA). "Di Tokocrypto, kami membuka akses bagi investor Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga saham global yang selama ini sulit diakses. Tujuan kami adalah memperluas akses keuangan melalui teknologi, didukung edukasi dan infrastruktur yang jelas. Dengan cara ini, kami menghubungkan pengguna di Indonesia dengan pasar modal internasional yang sebelumnya sulit dijangkau," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Pada tahap awal, Tokocrypto menyediakan enam jenis aset tokenisasi yang merepresentasikan emiten global di sektor kecerdasan buatan, kendaraan listrik, hingga teknologi luar angkasa. Daftar produk tersebut meliputi:

  1. SpaceX (SPCXB): Teknologi Luar Angkasa & Satelit
  2. Nvidia (NVDAB): Kecerdasan Buatan (AI) & Semikonduktor
  3. Tesla (TSLAB): Kendaraan Listrik (EV) & Energi Bersih
  4. Micron (MUB): Perangkat Keras & Memori Semikonduktor
  5. SanDisk (SNDKB): Penyimpanan Data Digital
  6. Circle (CRCLB): Teknologi Finansial & Aset Kripto

Untuk menjamin aspek keamanan dan transparansi, produk ini memanfaatkan sistem 1:1 Proof-of-Collateral yang dapat diverifikasi secara langsung secara on-chain. Sistem ini memungkinkan para pengguna memantau kecukupan jumlah aset digital yang tersimpan sebagai agunan produk secara berkala.

Meskipun menawarkan kemudahan akses, Calvin mengingatkan investor lokal mengenai batasan hukum dari instrumen ini karena produk tersebut dirancang hanya untuk mengikuti pergerakan harga saham acuan. "Produk ini tidak memberikan hak-hak konstitusional sebagai pemegang saham asli, seperti hak suara dalam RUPST maupun hak perolehan dividen perusahaan. Instrumen ini juga tidak dapat ditukarkan menjadi saham fisik acuan, kecuali jika dinyatakan lain secara eksplisit dalam ketentuan produk ke depan," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Investor juga perlu memperhatikan risiko likuiditas karena tingkat penyebaran harga dan likuiditas token dapat bervariasi serta berpotensi lebih fluktuatif saat pasar saham utama di negara asal emiten sedang ditutup. Inovasi ini hadir di tengah upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sedang menyusun Roadmap Inovasi Teknologi Sektor Keuangan (IAKD) periode 2026–2031 untuk memperkuat tata kelola aset kripto dan tokenisasi aset.

Terkini