JAKARTA – Phintraco Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan kembali menguat menuju level 6.000 pada perdagangan Selasa (7/7/2026). Pergerakan indeks hari ini diprediksi berada pada rentang resistance 6.000, pivot 5.900, dan support 5.800.
IHSG sebelumnya ditutup menguat di level 5.916,07 atau sebesar 0,69 persen. Posisi penutupan tersebut berada di atas level MA5 dan MA10, namun masih di bawah level MA20.
“Secara teknikal, IHSG hari ini berpotensi melanjutkan kenaikan dan menguji level 6.000,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Phintraco Sekuritas mencatat volume serta nilai transaksi perdagangan cenderung sepi dengan total volume di atas 19,6 miliar saham dan nilai transaksi melampaui Rp 9,4 triliun. Angka tersebut tercatat jauh di bawah rata-rata perdagangan harian yang biasanya mencapai lebih dari 41 miliar saham dan sekitar Rp 24 triliun.
“Angka itu jauh di bawah rata-rata harian perdagangan yang masing-masing sekitar lebih dari 41 miliar saham dan sekitar Rp 24 triliun,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Penurunan volume dan nilai transaksi diduga karena pasar didominasi oleh investor domestik yang cenderung bersikap wait and see di tengah minimnya sentimen positif serta banyaknya penawaran umum perdana saham. Selain itu, faktor musim libur sekolah dan gelaran Piala Dunia 2026 dinilai turut memengaruhi aktivitas perdagangan.
Terkait anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG), Badan Anggaran DPR memperkirakan kebutuhan dana akan turun menjadi Rp 174 triliun pada 2027 dari sebelumnya Rp 268 triliun. Proyeksi ini didasarkan pada kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta jumlah sasaran penerima manfaat.
Dari total 27 ribu titik SPPG, diprediksi hanya dibutuhkan 21 ribu titik dengan sasaran 84 ribu siswa. “Jika anggaran program tersebut dapat diturunkan, maka dapat mengurangi tekanan terhadap defisit APBN dan diperkirakan akan direspons positif oleh pasar,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Untuk perdagangan tanggal 7-7, Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi memberikan keuntungan. Daftar saham tersebut meliputi BBRI, RAJA, BRIS, RATU, dan BUVA.