Prediksi IHSG Hari Ini, Uji Resistance 5950 dengan Target 6150

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25:45 WIB
Ilustrasi: IHSG berpotensi menguji resistance di level 5950 dengan target kenaikan hingga 6150. (Foto: NET)

JAKARTA – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan bahwa indeks saham Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Kamis, 2 Juli 2026.

Indeks Dow Jones Industrial Average mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa setelah data tenaga kerja Amerika Serikat yang lemah memunculkan harapan bahwa The Fed akan menahan kenaikan suku bunga.

Di sisi lain, indeks Nasdaq mengalami pelemahan akibat aksi jual besar-besaran pada saham sektor semikonduktor.

Indeks Dow Jones melonjak 1,14 persen, S&P 500 ditutup hampir stagnan di level 7.483,24, sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,8 persen.

Tekanan pada Nasdaq dipicu oleh pelemahan saham chip selama dua hari berturut-turut.

ETF VanEck Semiconductor (SMH) anjlok 4,5 persen, dipimpin oleh kejatuhan saham Teradyne sebesar 13,6 persen dan KLA yang merosot 11,5 persen.

Saham Nvidia juga turun 1,4 persen, sementara Micron Technology melemah 5,5 persen.

Sentimen pasar dipengaruhi oleh laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan penciptaan lapangan kerja hanya mencapai 57.000 pada Juni, jauh di bawah proyeksi ekonom sebanyak 115.000 pekerjaan baru.

Tingkat pengangguran justru turun menjadi 4,2 persen, lebih baik dibandingkan dengan ekspektasi pasar yang berada di angka 4,3 persen.

Bursa Asia mencatatkan kenaikan pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026.

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,47 persen dan Topix menguat 1,24 persen.

Hang Seng Hong Kong menguat 1,28 persen, Taiex Taiwan naik 0,08 persen, dan ASX 200 Australia bertambah 1,37 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi rebound sebesar 5,76 persen dan Kosdaq menguat 0,19 persen.

FTSE Straits Times naik 0,26 persen dan FTSE Malay KLCI meningkat 1,04 persen.

Penguatan tersebut terjadi seiring langkah investor yang melakukan rotasi dari saham teknologi, mengikuti penurunan di Wall Street.

Sektor semikonduktor turun selama dua hari berturut-turut dan membebani dua indeks Nasdaq tersebut.

Pasar Amerika Serikat sendiri akan ditutup pada hari Jumat untuk merayakan libur Hari Kemerdekaan.

IHSG pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026, ditutup naik 2,28 persen, namun masih diwarnai aksi jual bersih asing sebesar Rp16,6 miliar.

Saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing adalah BBRI, MAPI, TPIA, EMAS, dan ISAT.

“IHSG berpotensi mencoba break resistance di 5900-5950 dengan target kenaikan di 6000-6150. Diperkirakan Support IHSG: 5780-5850 dan Resist IHSG: 5950-6000,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Berikut ini adalah sejumlah saham yang masuk dalam daftar pilihan Trading Idea hari ini: BMRI, TINS, BUMI, BRMS, BFIN, dan KOTA.

BMRI direkomendasikan Spec Buy dengan area beli di 3970-4000, cutloss di bawah 3970, serta target dekat di 4030-4100.

TINS direkomendasikan Spec Buy dengan area beli di 3400-3430, cutloss di bawah 3380, serta target dekat di 3470-3520.

BUMI direkomendasikan Spec Buy dengan area beli di 137-139, cutloss di bawah 135, serta target dekat di 141-145.

BRMS direkomendasikan Spec Buy dengan area beli di 490-498, cutloss di bawah 486, serta target dekat di 505-520.

BFIN direkomendasikan Spec Buy dengan area beli di 740-745, cutloss di bawah 735, serta target dekat di 755-765.

KOTA direkomendasikan Buy if Break 89, dengan target dekat di 91-97 dan cutloss di bawah 86.

Terkini