Simak Prediksi IHSG Senin dan Rekomendasi Saham dengan Strategi Beli

Minggu, 05 Juli 2026 | 10:36:38 WIB
Ilustrasi: IHSG diprediksi rentan koreksi pada perdagangan Senin 6 Juli 2026. (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan rentan mengalami koreksi pada perdagangan Senin (6/7/2026). Sebelumnya, indeks berhasil ditutup menguat 2,28% ke level 5.875,78 pada perdagangan Jumat (3/7/2026).

Tim Riset MNC Sekuritas menyebut penguatan tersebut didorong oleh volume pembelian, namun pergerakan indeks masih tertahan oleh garis MA20. Sementara itu, pada timeframe weekly, IHSG tercatat terkoreksi 0,35% dan masih dibayangi tekanan jual.

"Adapun untuk skenario best case, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam, sehingga diperkirakan IHSG masih rawan koreksi menguji 5,472-5,540. Namun, cermati skenario merah dimana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Indeks ditetapkan memiliki level support di 5,486 dan 5,317, serta resistance di 6,007 dan 6,286. Berikut adalah sejumlah saham pilihan untuk perdagangan Senin (6/7/2026) dengan strategi buy on weakness.

Saham AVIA menguat 4,58% ke 320 dengan posisi berada pada bagian dari wave (3) dari wave [C]. Rekomendasi buy on weakness berada di rentang 254-288, dengan target harga 330 atau 348 dan stoploss di bawah 248.

Selanjutnya, saham JPFA menguat 4,37% ke 2,030 dan diprediksi berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C). Disarankan buy on weakness pada area 1,975-2,020, target harga 2,100 atau 2,210, dengan stoploss di bawah 1,925.

Saham MLPL tercatat menguat 3,80% ke 82 dan diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave 1 dari wave (1). Rekomendasi buy on weakness disarankan pada rentang 79-81, target harga 89 atau 97, serta stoploss di bawah 75.

Terakhir, saham PSAB menguat 4,08% ke 408 dengan posisi diprediksi berada pada bagian awal wave [iv] dari wave C. Investor dapat melakukan buy on weakness di kisaran 390-402, dengan target harga 444 atau 464 dan stoploss di bawah 374.

Terkini