SHOW Token Masuk Indonesia, Siapkan Pendanaan Film 100 Juta Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 10:19:14 WIB
Ilustrasi: SHOW Token akan mendukung pendanaan lebih dari 30 judul film bergenre horor dan drama sepanjang tahun ini. (Gambar: NET)

JAKARTA – Ekosistem teknologi berbasis blockchain, SHOW Token, resmi hadir di Indonesia melalui platform Mobee dengan sasaran pendanaan mencapai US$100 juta. Sebelum ekspansi ke Tanah air, aset ini telah diperdagangkan pada sejumlah bursa kripto internasional seperti Bitconomy dan Toobit.

CEO SHOW Token, Akshay Melwani, menyebut Indonesia memiliki potensi besar sebagai produsen karya kreatif. Namun, keterbatasan akses distribusi dan pendanaan masih menjadi kendala utama bagi pelaku industri.

"Kami memandang Indonesia bukan hanya sebagai pasar, tetapi sebagai pusat talenta kreatif yang membutuhkan akses pendanaan dan sistem distribusi yang lebih efisien. Kami ingin membantu menjembatani kebutuhan tersebut melalui teknologi blockchain," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Dia menambahkan, komitmen pendanaan masif senilai $100 juta ini disiapkan sebagai stimulus untuk menyuntik industri ekonomi kreatif serta memodernisasi ekosistem hiburan di Asia Tenggara. Pihaknya juga tengah mempersiapkan pencatatan di beberapa bursa kripto global lainnya guna memperluas likuiditas dan menjangkau investor internasional.

Pada sisi bisnis, SHOW mulai merealisasikan investasi ke industri film dengan terlibat sebagai produser eksekutif pada film horor berjudul Cerita Lila bersama MVP Pictures pada Juni 2026. Film tersebut diklaim sukses menarik sekitar 500.000 penonton pada pekan pertama penayangannya.

Kolaborasi ini akan berlanjut dengan produksi film Sihir Tanah Kubur pada Juli 2026. Perusahaan juga menargetkan pendanaan lebih dari 30 judul film bergenre drama dan horor sepanjang tahun ini.

"Langkah awal yang sukses ini akan diteruskan melalui target pendanaan produksi untuk lebih dari 30 judul film bergenre horor dan drama sepanjang tahun ini," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Sejumlah rumah produksi yang telah bekerja sama di antaranya A&Z Production, MVP Pictures, serta beberapa studio lokal dan internasional. Beberapa film unggulan yang disiapkan meliputi Taboo, Siti Vampire, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, serta Sebelum Tiga Puluh.

SHOW Token dibangun di atas jaringan Ethereum ERC-20 dengan total pasokan terbatas sebanyak 100 juta token. Struktur tokenomik tersebut diklaim dirancang untuk menjaga kelangkaan aset serta mendukung stabilitas ekosistem.

Selain pendanaan film, pemegang token dapat berpartisipasi sebagai pendukung proyek film, mendapat akses eksklusif, undangan gala premiere, hingga pembagian insentif dari pendapatan proyek.

Chief Operating Officer SHOW, Joshua Khubani, menyatakan investasi senilai US$100 juta tersebut merupakan upaya membangun infrastruktur baru bagi ekonomi kreatif digital di Asia Tenggara.

"Kami memandang Indonesia bukan sebagai pasar konsumtif, melainkan sebagai episentrum talenta yang selama ini kekurangan likuiditas dan sistem distribusi yang efisien," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Dia berharap ke depannya mampu menjadi ruang kolaborasi strategis antara pemerintah, asosiasi film, serta komunitas teknologi untuk mengawal pemanfaatan blockchain dan AI.

Terkini