Analisis Teknikal Saham AADI, INKP, dan ARCI di Tengah Pelemahan IHSG

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:53:08 WIB
Ilustrasi: IHSG melemah 0,25% ke level 6.101,33 pada penutupan perdagangan 23 Juni 2026. (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan pelemahan pada hari kedua pekan ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG merosot 0,25% atau turun 15,35 poin menuju level 6.101,33 pada penutupan perdagangan Selasa (23/6/2026).

Para analis memberikan panduan teknikal bagi sejumlah emiten untuk sesi perdagangan Rabu (24/6/2026) menjelang pengumuman MSCI. Berikut adalah ulasan pergerakan teknikal saham-saham tersebut:

  1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Saham AADI ditutup turun 1,54% ke level Rp 7.975 pada Selasa (23/6). AADI berada dalam fase penurunan minor yang berpotensi berakhir jika level 7.700 bertahan sebagai support Fibonacci terdekat. Target kenaikan terdekat berada di level 8.500, dengan indikator MACD harian masih menunjukkan dorongan bullish. Rekomendasi: Trading Buy di area 7.700-7.800, Stop Loss 7.700, Take Profit 8.500. Support: Rp 7.700 Resistance: Rp 8.500 Ivan Rosanova, Binaartha Sekuritas
  2. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Secara teknikal, pergerakan INKP masih dalam tren bearish jangka menengah meski mulai menunjukkan fase konsolidasi setelah bangkit dari titik terendahnya. Harga saat ini sedang menguji rentang Fibonacci retracement 50%–61,8% di kisaran 7.150–7.425, setelah sebelumnya ditutup melemah 1,69% ke level Rp 7.275 pada Selasa (23/6). Rekomendasi: Speculative Buy di area 7.150-7.300. Support: Rp 7.000 Resistance: Rp 7.850 – Rp 8.225 Reza Diofanda, BRI Danareksa Sekuritas
  3. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Saham ARCI ditutup melonjak 2,88% ke level Rp 1.070 pada Selasa (23/6) dengan akumulasi volume pembelian, meskipun penguatannya masih dibatasi oleh indikator MA20. Posisi pergerakan ARCI diproyeksikan sedang mengisi bagian dari wave B dari wave (4) dari wave [C]. Rekomendasi: Buy on Weakness di area 970 – 1.055. Support: Rp 915 Resistance: Rp 1.195 Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas

Terkini