Rajawali Kapital Emas Borong 16,6 Miliar Saham ARCI Senilai 18,26 Triliun

Rabu, 24 Juni 2026 | 10:26:02 WIB
Ilustrasi: Rajawali Kapital Emas menyerap 16,6 miliar saham ARCI senilai Rp18,26 triliun pada 23 Juni 2026. (Foto: NET)

JAKARTA – Rajawali Kapital Emas menambah timbunan saham Archi Indonesia (ARCI) dengan menyerap 16,6 miliar eksemplar. Transaksi jumbo tersebut telah dilaksanakan pada 23 Juni 2026.

Tujuan dari transaksi tersebut adalah untuk restrukturisasi internal atau pengalihan antar-afiliasi dalam satu grup. Transaksi dilakukan dengan harga Rp1.100 per lembar, sehingga Rajawali Kapital Emas mengeluarkan dana senilai Rp18,26 triliun.

Setelah transaksi tersebut, koleksi saham ARCI milik Rajawali Kapital Emas meningkat menjadi 21,1 miliar eksemplar atau setara 83,65 persen. Porsi kepemilikan ini melonjak 65,8 persen dibandingkan sebelumnya yang hanya 4,5 miliar saham atau 17,85 persen.

Diketahui bahwa Rajawali Kapital Emas menampung saham yang dilepas oleh Rajawali Corpora. Saat yang bersamaan, Rajawali Corpora melakukan divestasi sebanyak 16,6 miliar eksemplar dengan harga Rp1.100 per lembar senilai Rp18,26 triliun, sehingga kepemilikan saham ARCI dalam genggamannya menjadi nihil.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia per 29 Mei 2026, pemegang saham ARCI di atas 1 persen meliputi Rajawali Corpora, Rajawali Kapital Emas, Government of Norway, dan CGS International Sekuritas Indonesia. Sementara itu, jumlah saham free float tercatat sebanyak 4,01 miliar atau setara 15,89 persen.

Per 31 Desember 2025, Archi Indonesia mencatatkan laba bersih sebesar USD101,82 juta, yang meningkat 874,35 persen dari tahun sebelumnya senilai USD10,45 juta. Laba per saham dasar juga naik menjadi USD 0,0041 dari sebelumnya USD 0,0004.

Pendapatan perusahaan dari kontrak pelanggan mencapai USD 496,23 juta, melesat 72,53 persen dari posisi akhir tahun sebelumnya yang sebesar USD 287,62 juta. Laba usaha perusahaan meroket menjadi USD 203,95 juta dari posisi sebelumnya USD 56,59 juta.

Total ekuitas perusahaan terkumpul sebesar USD362,93 juta, meningkat dari akhir tahun sebelumnya yang sebesar USD272,95 juta. Selain itu, total aset tercatat sebesar USD1,03 miliar, menanjak signifikan dari sebelumnya USD865,39 juta.

Berkat kinerja tersebut, ARCI telah mencairkan dividen senilai Rp1,02 triliun atau setara 58,5 persen dari laba tahun berjalan pada 9 Juni 2026. Sebelumnya, perusahaan juga telah membagikan dividen interim kepada pemegang saham sebesar Rp499 miliar pada 16 Desember 2025.

Dividen final yang telah dibayarkan mencapai Rp522 miliar atau Rp20,69 per saham. Jadwal pembagian dividen tersebut telah melalui serangkaian tanggal cum dan ex dividen pada pasar reguler, negosiasi, serta pasar tunai selama bulan Mei 2026.

Terkini