Daftar Saham Pilihan Analis untuk Trading Selasa, 23 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 10:17:41 WIB
Ilustrasi: Analis merekomendasikan saham MDKA, BBCA, dan INCO untuk trading Selasa, 23 Juni 2026. (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Selasa (23/6/2026), diprediksi akan mengalami pelemahan. Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 60,4 poin atau 0,98 persen ke level 6.116,6.

Pasar saham Asia-Pasifik hari ini mayoritas bergerak melemah. Kondisi serupa terjadi pada indeks-indeks saham Wall Street yang mayoritas melemah pada perdagangan Senin (22/6/2026) akibat aksi jual besar-besaran pada saham teknologi serta penurunan saham SpaceX.

Mempertimbangkan situasi dan sentimen pasar, analis memberikan rekomendasi saham untuk trading hari ini. Mandiri Sekuritas merekomendasikan MDKA (Buy: 2.940, Target: 3.020), BBCA (Buy: 6.225, Target: 6.350), dan INCO (Buy: 5.175, Target: 5.300).

BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham dengan speculative buy, yaitu TINS (area 3.700-3.670), ADRO (area 2.280-2.270), OASA (area 264-262), GPSO (area 484-480), AMRT (area 1.400-1.395), dan BULL (area 382-380).

Selanjutnya, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham dengan strategi buy on weakness. Saham tersebut meliputi BBCA (area 5.475-6.150), ISAT (area 1.510-1.675), NCKL (area 820-855), dan RAJA (area 3.150-3.730).

Mengenai BBCA, MNC Sekuritas mencatat saham tersebut terkoreksi 1,19 persen ke 6.225 disertai tekanan jual, dengan posisi diperkirakan berada pada bagian dari wave [ii] dari wave A, sebagaimana dilansir dari sumber berita. Untuk ISAT, mereka menyebutkan bahwa "Kami memperkirakan, posisi ISAT sedang berada pada bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [y]," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Terkait NCKL, mereka menyatakan, "Kami memperkirakan posisi NCKL saat ini sedang berada pada bagian dari wave 2 dari wave (1)," sebagaimana dilansir dari sumber berita. Terakhir, mengenai RAJA, mereka mengungkapkan, "Kami memperkirakan posisi RAJA saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (A)," sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Terkini