Pelindo hingga Pupuk Indonesia Pamer Lonjakan Laba di Bawah Danantara

Senin, 22 Juni 2026 | 11:52:15 WIB
Ilustrasi: Pertemuan direksi BUMN di Wisma Danantara membahas peningkatan performa dan koordinasi. (Foto: NET)

JAKARTA – Danantara Indonesia menunjukkan kinerja jajaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendulang pertumbuhan besar sejak berada di bawah naungan lembaga sovereign wealth fund (SWF) tersebut. Performa seluruh BUMN secara akumulatif dilaporkan telah melewati target yang ditetapkan pada tahun buku 2025.

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) berhasil meraih laba tahun berjalan senilai Rp2,01 triliun hingga Mei 2026, atau meroket 94 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pupuk Indonesia Group (PIHC) juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp6,70 triliun hingga Mei 2026, melonjak 230 persen secara tahunan.

Pendapatan Pupuk Indonesia terkerek 49 persen secara year-to-date menjadi Rp47,71 triliun, dengan EBITDA mencapai Rp11,36 triliun atau naik sebesar 132 persen. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turut mencatatkan laba bersih sebesar Rp46 miliar pada Mei 2026, melesat 380 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Laba bersih kumulatif SMGR saat ini menyentuh Rp152 miliar, setelah pada periode yang sama tahun lalu mencatatkan kerugian. BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, berpandangan bahwa hasil performa ini membuktikan bahwa strategi transformasi BUMN telah berjalan di jalur yang benar.

“Capaian ini menunjukkan, transformasi BUMN mulai memberikan hasil nyata. Yang penting ke depan adalah menjaga konsistensi, memperkuat tata kelola, dan memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik berbasis data, fakta, serta kondisi riil di lapangan,” ujar Dony dalam keterangan resminya, Minggu (21/6/2026), sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Sebelumnya, Dony bersama jajaran direksi BUMN mengadakan pertemuan di Wisma Danantara Indonesia pada Jumat (19/6/2026). Agenda tersebut membahas perkembangan performa BUMN serta memperkokoh koordinasi agar transformasi korporasi pelat merah berjalan terukur dan transparan.

BP BUMN bersama Danantara berkomitmen untuk mendorong manajemen BUMN agar lebih akuntabel dan berbasis data. Penyusunan laporan performa dilakukan dengan memprioritaskan ketepatan informasi agar masyarakat memahami sumbangsih BUMN bagi perekonomian domestik.

Terkini