Delta Giri Wacana Bagikan Dividen Tunai, Berikut Rinciannya

Jumat, 12 Juni 2026 | 11:07:46 WIB
Ilustrasi PT Delta Giri Wacana Tbk umumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 88,23 miliar untuk tahun buku 2025. (Foto: NET)

JAKARTA – PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis, 11 Juni 2026. Dalam agenda tersebut, pemegang saham menyetujui seluruh usulan perusahaan, termasuk alokasi laba bersih tahun buku 2025 untuk pembagian dividen tunai.

Pemegang saham sepakat membagikan dividen tunai sebesar Rp 88,23 miliar atau setara Rp 15 per saham. Jumlah tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp 50 miliar atau Rp 8,5 per saham yang telah dibayarkan pada 19 Desember 2025.

Sisa dividen sebesar Rp 6,5 per saham rencananya akan dibayarkan pada 15 Juli 2026. Selain itu, sebesar Rp6,5 miliar disisihkan sebagai dana cadangan, sementara sisanya dibukukan sebagai laba ditahan perusahaan.

Nilai dividen tahun ini meningkat sekitar 67% dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan pertumbuhan kinerja perseroan sepanjang 2025. DGWG mencatatkan laba bersih sebesar Rp224 miliar pada tahun 2025, dengan Rp 218,9 miliar di antaranya diatribusikan kepada pemilik saham perusahaan.

Corporate Secretary PT Delta Giri Wacana Tbk, Denny Loryta Davinci, menyampaikan bahwa kenaikan dividen ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. "Perseroan terus berupaya menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan penguatan fondasi bisnis untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang. Peningkatan dividen tahun ini merupakan cerminan dari kinerja operasional yang positif dan keyakinan kami terhadap prospek usaha ke depan," kata Denny dalam keterangan resminya, Jumat (12/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Memasuki tahun 2026, DGWG optimistis dapat melanjutkan tren pertumbuhan kinerja yang positif. Pada kuartal I-2026, perseroan membukukan penjualan sebesar Rp1,10 triliun atau naik 37,38% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi profitabilitas, laba bersih tercatat mencapai Rp49,38 miliar atau tumbuh 90,73% secara tahunan. Pencapaian ini didukung oleh iklim yang kondusif bagi musim tanam, berbagai stimulus pemerintah di sektor pertanian, serta efisiensi pengelolaan persediaan.

"Dengan fundamental yang kuat dan prospek sektor pertanian yang tetap menjanjikan, DGWG optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan sepanjang tahun 2026," ucap Denny, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkini