JAKARTA – Nilai jual komoditas bawang merah serta bawang putih terdeteksi merangkak naik pada perdagangan hari ini, Kamis (11/6/2026). Di bawah ini merupakan pemaparan rincian selengkapnya.
Menilik publikasi data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dirilis oleh Bank Indonesia, grafik harga untuk bawang merah melonjak sebesar 6,6 persen ke level Rp55.700 per kg. Selaras dengan itu, harga bawang putih juga terkerek sebesar 8,05 persen hingga menyentuh angka Rp41.600 per kg.
Di sektor perberasan, beras dengan kualitas bawah I mengalami penguatan sebesar 0,34 persen menuju posisi Rp14.650 per kg. Untuk varian beras kualitas bawah II merosot ke atas atau naik sebesar 0,35 persen menjadi Rp14.500 per kg.
Sementara itu, komoditas beras kualitas medium I turut mencatatkan kenaikan sebesar 0,31 persen hingga berada di angka Rp16.250 per kg. Di koridor lain, harga jual untuk beras kualitas medium II terpantau tidak bergeser atau sama persis dengan angka hari sebelumnya di level Rp16.050 per kg.
Selanjutnya, komoditas beras kualitas super I bergerak flat atau stagnan pada posisi Rp17.500 per kg. Adapun untuk jenis beras kualitas super II merangkak naik sebesar 0,29 persen menuju angka Rp17.000 per kg.
Pada jajaran komoditas aneka cabai, varian cabai merah besar terdepresiasi sebesar 2,89 persen ke posisi Rp62.150 per kg. Sejalan dengan itu, harga cabai merah keriting menyusut sebesar 5,72 persen menjadi Rp57.650 per kg.
Untuk jenis cabai rawit hijau juga ikut melemah sebesar 3,47 persen hingga menyentuh level Rp54.200 per kg. Sementara itu, untuk sektor cabai rawit merah justru mengalami lonjakan sebesar 1,75 persen ke level Rp75.700 per kg.
Di sisi lain, harga untuk daging ayam ras segar merosot sebesar 2,48 persen menuju posisi Rp37.350 per kg. Untuk komoditas daging sapi kualitas I terpangkas tipis sebesar 0,2 persen menjadi Rp148.600 per kg. Begitu pula dengan daging sapi kualitas II yang ikut melemah sebesar 0,6 persen hingga bertengger di angka Rp139.750 per kg.
Sementara untuk gula pasir dengan kualitas premium terpantau bertahan ajek di level Rp20.250 per kg. Komoditas gula pasir lokal juga mengalami penurunan sebesar 0,26 persen menuju harga Rp19.100 per kg.
Pada lini minyak goreng curah, harganya menyusut sebesar 0,24 persen menjadi Rp20.650 per liter. Namun, untuk varian minyak goreng kemasan bermerek I justru merangkak naik tipis 0,21 persen ke level Rp24.100 per liter.
Di waktu yang sama, nilai jual dari minyak goreng kemasan bermerek II terpantau menguat sebesar 0,22 persen menuju angka Rp23.250 per liter. Kemudian, untuk harga telur ayam ras segar tercatat mengalami penyusutan sebesar 0,49 persen hingga menyentuh level Rp30.200 per kg.