Disperindagkop Siak Pastikan Harga Pangan Stabil di Awal Juni

Selasa, 09 Juni 2026 | 13:33:16 WIB
Ilustrasi Harga beras di Siak tercatat konstan pada minggu kedua Juni. (Foto: NET)

SIAK – Nilai jual bermacam-macam komoditas kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Siak terdeteksi masih berada dalam kondisi konstan pada permulaan minggu kedua Juni 2026. Situasi tersebut mengindikasikan bahwa cadangan bahan makanan di wilayah setempat berada pada level aman serta jalur pengiriman barang dari wilayah penyuplai berlangsung tanpa kendala.

Mengacu pada laporan monitoring harga yang dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Siak, tidak kedapatan lonjakan nilai jual pada deretan bahan pangan esensial sepanjang kurun waktu 5 sampai 8 Juni 2026. Nyaris seluruh bahan pangan yang masuk dalam daftar pemantauan mencatatkan selisih pergerakan harga sebesar nol persen, yang mengukuhkan ketiadaan gejolak nilai jual di area pasar.

Untuk sektor komoditas beras, nilai jual beras medium SPHP terpantau masih kokoh pada angka Rp12.400 per kilogram. Di lain pihak, beras dengan merek Topi Koki tetap dipasarkan senilai Rp18.000 per kilogram dan komoditas beras merek Naruto bertahan pada level Rp16.000 per kilogram.

Nilai jual untuk komoditas gula pasir curah pun tidak memperlihatkan adanya pergeseran, yakni tetap Rp18.000 per kilogram. Beralih pada kategori minyak nabati, nilai jual untuk produk minyak goreng curah dibanderol senilai Rp22.000 per liter.

Produk minyak kita masih ditawarkan pada harga Rp15.700 per liter, sementara untuk minyak goreng dengan kemasan premium sanggup bertahan pada level Rp23.000 per liter.

Kondisi harga yang konstan pun tampak pada sektor komoditas protein hewani. Komoditas daging sapi lokal untuk potongan paha depan ataupun paha belakang masih diperdagangkan berkisar Rp140.000 per kilogram.

Nilai jual ayam broiler tetap konsisten di angka Rp40.000 per kilogram, sedangkan untuk produk telur ayam broiler dilego senilai Rp26.000 per kilogram. Sementara itu, pada kategori tanaman hortikultura, nilai jual untuk cabai merah keriting, komoditas cabai rawit hijau, serta bawang merah terpantau masih bertahan pada kisaran Rp50.000 per kilogram. Adapun untuk produk bawang putih honan tetap dipasarkan dengan nominal harga Rp37.000 per kilogram.

Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Siak, Tengku Musa, memaparkan bahwa situasi harga yang terbilang konstan ini mengindikasikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok bagi publik masih berada dalam status aman. Berdasarkan penuturannya, ketepatan waktu distribusi dari wilayah pusat produksi menjadi salah satu elemen krusial yang merawat stabilitas nilai jual di sektor pasar.

“Sepanjang ketersediaan barang di pasar terpenuhi dan alur pengiriman berlangsung tanpa adanya kendala, maka nilai jual kebutuhan pokok bakal menjadi lebih gampang untuk dikontrol,” ujar Tengku Musa, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pihaknya menguraikan bahwa absennya fenomena cuaca buruk yang berpotensi merusak sektor produksi ataupun menghambat distribusi ikut andil dalam menyokong ketersediaan barang di pasaran. Kendati begitu, otoritas pemerintah daerah dipastikan akan tetap melangsungkan agenda monitoring berkala terhadap rentetan komoditas yang dinilai rentan diterpa gejolak harga, seperti halnya cabai, komoditas bawang, serta aneka macam produk sayur-mayur.

Sektor hortikultura diposisikan sebagai lini yang paling rentan terhadap dinamika perubahan iklim maupun kendala logistik distribusi, sehingga dipandang membutuhkan atensi yang lebih mendalam.

Di sudut lain, temuan dari agenda monitoring tersebut pun memperlihatkan ketersediaan stok beras milik Bulog belum terdata di area pencatatan. Walau demikian, situasi tersebut kedapatan belum memicu dampak bagi pergerakan harga beras secara umum lantaran ketersediaan pasokan beras komersial dinilai masih sanggup mencukupi keperluan warga.

Pemerintah Kabupaten Siak menyatakan komitmen penuh untuk senantiasa menjalin komunikasi dengan pihak pemasok serta pelaku usaha demi mempertahankan stabilitas harga. Lewat kondisi pasokan yang dipastikan aman serta alur pengiriman yang lancar, nilai jual bahan pangan pokok di wilayah Kabupaten Siak diprediksi akan tetap berada dalam tren stabil untuk beberapa waktu ke depan.

Terkini