Pemerintah Alihkan Distribusi Minyakita Secara Masif ke Pasar Rakyat

Selasa, 09 Juni 2026 | 13:01:10 WIB
Ilustrasi Koordinasi intensif dilakukan antara pemerintah, produsen, dan distributor guna kelancaran distribusi Minyakita. (Foto: NET)

JAKARTA – Semua ketersediaan stok Minyakita bakal langsung dialokasikan secara masif menuju pasar rakyat. Langkah tersebut diaplikasikan dengan tujuan supaya kalangan masyarakat dapat memperoleh Minyakita dengan cara yang lebih praktis di area pasar.

"Jadi, sekarang tidak ada lagi Minyakita untuk bantuan pangan. Semua akan didistribusikan ke pasar rakyat sehingga masyarakat mudah untuk mendapatkan Minyakita," ujar Budi dalam konferensi pers di Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Budi memberikan kepastian bahwa pihak pemerintah bakal senantiasa menjalin koordinasi bersama jajaran produsen serta distributor, tidak terkecuali Perum Bulog dan ID FOOD. Upaya tersebut dijalankan demi menjamin kelancaran arus distribusi Minyakita hingga tiba di tangan pedagang pasar rakyat.

Untuk masa mendatang, paket bantuan pangan dirancang lebih variatif dengan menyelaraskan aspek situasi harga yang berkembang di pasar. Sebagai ilustrasi, bilamana nilai jual telur merosot tajam, maka ketersediaan stok telur tersebut dapat diambil alih untuk dialokasikan sebagai bantuan pangan.

"Misalnya, telur lagi turun bisa aja untuk bantuan pangan. Kemudian juga yang tadi kerja sama dengan MBG. Tidak hanya telur, kebutuhan pokok yang nanti turun, misalnya ayam, ya. Ayam kalau harga turun juga bisa diserap MBG," jelas Budi, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berdasarkan pemaparan Budi, rangkaian strategi tersebut diaplikasikan demi memelihara stabilitas nilai jual bahan pokok (bapok). Apabila didapati komoditas tertentu yang nilai jualnya jatuh melampaui batasan Harga Eceran Tertinggi (HET), otoritas pemerintah bakal segera mengambil langkah penyerapan lewat instrumen program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Untuk harga yang di bawah HET. Kemarin misalnya telur, ya telur sempat harganya turun kami langsung berkoordinasi dengan MBG. Sehingga telur yang harganya di bawah HET bisa diserap ya di SPPG di daerah setempat dan itu sudah dilakukan oleh MBG," terang Budi, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di sisi lain, perihal pergerakan nilai jual pangan yang terpantau melambung di atas batasan harga acuan, pihaknya memberikan penegasan bahwa pengawasan ketat akan terus dilangsungkan, termasuk memantau langsung pada sektor jalur distribusi. Kebijakan ini ditempuh sebagai sebuah ikhtiar dalam mengamankan ketersediaan pasokan barang.

"Itu terus kami lakukan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga lain dan juga para distributor dan produsen," tutur Budi, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkini