Daftar Saham Pilihan Asing Saat IHSG Terperosok 4,52 Persen

Selasa, 09 Juni 2026 | 13:01:10 WIB
Ilustrasi Sebanyak 701 saham melemah dan 78 saham menguat pada sesi perdagangan Senin (8/6/2026). (Gambar: NET)

JAKARTA – Penanam modal internasional membukukan aksi beli bersih (net buy) terhadap rentetan saham tertentu di saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (8/6/2026) berakhir merosot tajam 252,6 poin (4,52%) menuju zona 5.342,1.

Mengacu pada laporan data Stockbit, saham TPIA menjadi buruan asing dengan nilai pembelian mencapai Rp 258,3 miliar. Di posisi berikutnya, saham BUMI mencatatkan aksi net buy sebesar Rp 122,2 miliar serta BBNI senilai Rp 37,9 miliar.

Berikut adalah 10 saham dengan raihan net buy asing paling jumbo pada sesi perdagangan Senin (8/6/2026):

  1. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 258,3 miliar
  2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp 122,2 miliar
  3. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp 37,9 miliar
  4. PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp 30,3 miliar
  5. PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI): Rp 28,5 miliar
  6. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Rp 24,5 miliar
  7. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF): Rp 22,5 miliar
  8. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA): Rp 19,2 miliar
  9. PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL): Rp 18,6 miliar
  10. PT Petrosea Tbk (PTRO): Rp 17,9 miliar

Di sisi lain, investor asing membukukan total aksi jual bersih (net sell) di keseluruhan pasar pada perdagangan Senin (8/6/2026) dengan nilai menyentuh Rp 447 miliar. Catatan net sell asing pada pasar reguler menembus nominal Rp 587,2 miliar. Sementara itu, aksi net buy justru terdata pada pasar negosiasi dan tunai dengan perolehan angka senilai Rp 140,15 miliar.

Tatkala pihak asing melangsungkan strategi pasarnya tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (8/6/2026) berakhir jatuh sedalam 252,6 poin (4,52%) ke posisi 5.342,1.

Adapun akumulasi nilai transaksi di lantai bursa menyentuh angka Rp 21,39 triliun. Terdapat total 78 saham yang bergerak menguat, sedangkan 701 saham terkoreksi melemah dan 180 saham bergerak stagnan. Volume perdagangan tercatat sebanyak 29,87 miliar lembar saham dengan frekuensi transaksi mencapai 2.181 juta kali.

Terkini