AS Jajaki Kemungkinan Kepemilikan Saham di OpenAI dalam Diskusi Baru

Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:51:39 WIB
Ilustrasi OpenAI (Gambar: NET)

JAKARTA – Pemerintahan Trump serta OpenAI saat ini sedang melakukan pembahasan berkelanjutan perihal potensi kepemilikan saham pemerintah AS pada startup teknologi kecerdasan buatan tersebut.

Berdasarkan laporan CNBC pada hari Jumat, Chief Executive Officer OpenAI Sam Altman dan sejumlah pejabat Gedung Putih diketahui telah menjajaki kemungkinan kesepakatan ini selama lebih dari satu tahun.

Gagasan awal ini disampaikan kepada pemerintahan Trump oleh Altman pada tahun 2025, mengacu pada keterangan sumber yang memahami masalah tersebut. Perundingan berlanjut pekan ini di Washington, D.C., di mana Altman melakukan pertemuan dengan beberapa anggota parlemen serta pejabat terkait untuk membahas perihal regulasi dan perkembangan AI terkini.

Dalam skema perjanjian yang dipertimbangkan, startup kecerdasan buatan ini dapat memberikan ekuitas kepada pemerintah federal. Ekuitas tersebut nantinya akan dialokasikan untuk mendanai instrumen investasi berdaulat yang serupa dengan konsep "Dana Kekayaan Publik" sebagaimana tercantum dalam proposal kebijakan OpenAI pada bulan April.

Menurut proposal tersebut, dana ini akan diinvestasikan pada aset-aset terdiversifikasi dan berjangka panjang demi menjamin kemakmuran nasional. Struktur tersebut memungkinkan masyarakat Amerika untuk terlibat langsung dalam perolehan keuntungan finansial dari perkembangan AI, mungkin melalui mekanisme imbal hasil langsung.

Presiden Donald Trump merespons pembicaraan yang sedang berjalan saat berbincang dengan wartawan di pesawat Air Force One pada hari Jumat. "Ada konsep di mana bagian-bagian tertentu dapat diberikan kepada publik Amerika, di mana publik Amerika pada dasarnya menjadi mitra," ujarnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Presiden menambahkan bahwa dirinya sedang menjadwalkan pertemuan dengan berbagai perusahaan AI dalam waktu dekat. Inisiatif tersebut selaras dengan perintah eksekutif yang diteken Trump pada Februari lalu, yang menginstruksikan pemerintah federal untuk membentuk dana kekayaan negara nasional.

Pemerintahan ini diketahui telah mengambil kepemilikan finansial di Intel, International Business Machines, serta sejumlah perusahaan kuantum dan mineral vital lainnya selama periode masa jabatan kedua Trump. Hingga saat ini, belum ada syarat investasi resmi yang final untuk OpenAI, sehingga rincian kesepakatan masih dapat berubah.

Investor swasta memberikan valuasi terhadap OpenAI di atas $850 miliar dalam putaran pendanaan terbaru pada bulan Maret, seiring dengan perluasan operasi perusahaan. Pelopor kecerdasan buatan ini saat ini tengah bersiap untuk penawaran umum perdana yang diprediksi bisa terjadi paling cepat tahun ini.

Terkini