JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berada dalam tren melemah pada sesi perdagangan hari ini, Jumat (5/6/2026).
Merujuk pada data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis (4/6/2026), IHSG terperosok 1,70 persen atau menyusut 101,28 poin ke level 5.839,78. Pada penutupan tersebut, terdapat 106 saham yang bergerak menguat, 623 saham mengalami kemunduran, dan 85 saham tidak bergerak atau stagnan. Adapun nilai kapitalisasi pasar tercatat menyentuh Rp10.284,95 triliun.
Dari kelompok saham berkapitalisasi besar (big caps), pertumbuhan masih mampu dibukukan oleh saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang melonjak 5,74 persen menuju Rp3.500 serta saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang naik 1,75 persen ke posisi Rp2.900 per saham.
Di sisi lain, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) merosot tajam 14,86 persen ke level Rp1.375, saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) terpangkas 4,80 persen menjadi Rp6.450, dan saham PT Astra International Tbk (ASII) melemah 4,34 persen ke harga Rp4.630.
Sementara itu, saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) terkoreksi 4,20 persen, saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) menyusut 3,85 persen, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mengalami penurunan 3,10 persen.
Analis dari MNC Sekuritas menilai bahwa aktivitas pasar masih dikuasai oleh aksi jual, sehingga indeks telah masuk ke dalam zona koreksi yang sebelumnya sudah diperkirakan. Mengenai posisi IHSG terkini, MNC Sekuritas memproyeksikan bahwa skenario koreksi sebelumnya tengah berjalan, yang menandakan posisi IHSG sekarang berada di bagian dari wave (v) dari wave.
”Hal ini berarti, IHSG masih rawan melanjutkan downtrendnya ke rentang 5,395-5,412 sekaligus untuk menutup area gap yang terbentuk dan MA200 secara monthly,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya, Jumat (5/6/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Untuk jangka pendek, MNC Sekuritas melihat adanya potensi bagi IHSG untuk berbalik menguat terbatas ke kisaran 5,852-5,881. Tingkat support IHSG diproyeksikan berada di angka 5,735 dan 5,381, sedangkan posisi resisten berada di rentang 6,215 dan 6,588.
Berikut adalah beberapa saham pilihan dari MNC Sekuritas yang menarik untuk dicermati pada aktivitas perdagangan hari ini:
ADMR - Buy on Weakness
ADMR melaju 5,7 persen ke level Rp1.380 dengan didorong oleh kehadiran volume pembelian. Kami memperkirakan posisi ADMR saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave.
Buy on Weakness: Rp1.120-Rp1.230
Target Price: Rp1.575, Rp1.720
Stoploss: below Rp1.065
MAPI - Trading Buy
MAPI merangkak naik 0,33 persen ke Rp1.500 yang disertai peningkatan pada volume pembelian, meskipun polanya terpantau masih bergerak menyamping (sideways). Untuk saat ini, posisi MAPI diproyeksikan tengah berada di fase akhir dari wave v dari wave (a) dari wave.
Trading Buy: Rp1.485-Rp1.495
Target Price: Rp1.515, Rp1.540
Stoploss: below Rp1.470
MDKA - Buy on Weakness
MDKA melesat 7,33 persen menuju Rp2.490 dengan ditopang oleh munculnya volume pembelian yang terhitung tinggi. Kami memperkirakan posisi MDKA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave.
Buy on Weakness: Rp1.940-Rp2.170
Target Price: Rp2.710, Rp2.950
Stoploss: below Rp1.835
RAJA - Buy on Weakness
RAJA mengalami penurunan 2,42 persen ke harga Rp3.230 dan masih dibayangi oleh kehadiran tekanan jual. Pada kondisi sekarang, posisi RAJA diperkirakan tengah berada di area dari wave 5 dari wave (C) dari wave.
Buy on Weakness: Rp2.440-Rp2.880
Target Price: Rp3.860, Rp4.750
Stoploss: below Rp2.310
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. indikatorbisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.