JAKARTA – Harga jual berbagai komoditas bahan pangan pokok pada hari ini, Jumat 29 Mei 2026, di sejumlah wilayah di Indonesia menunjukkan pergerakan angka yang cukup fluktuatif untuk komoditas pangan esensial.
Berdasarkan publikasi data resmi yang dirilis sejak pagi ini, volatilitas angka penjualan tersebut melanda komoditas beras, minyak goreng, serta kelompok tanaman hortikultura seperti cabai dan bawang.
Pergeseran harga jual ini memicu respons yang bervariasi dari kalangan pedagang maupun konsumen di kawasan pasar tradisional. Sejumlah barang dagangan yang sempat melonjak tajam pada pekan kemarin saat ini dilaporkan mulai bergerak menuju titik keseimbangan baru di tingkat pedagang eceran.
Masyarakat diharapkan untuk memantau fluktuasi harga jual produk pangan ini secara berkala melalui platform informasi resmi milik pemerintah daerah masing-masing agar mendapatkan rincian paling mutakhir.
Perkembangan Harga Sembako Jabar dan Jatim
Merujuk pada data yang dihimpun melalui siskaperbapo jatimprov go id, naik turunnya nilai jual rata-rata komoditas pangan pokok tersebar secara merata di wilayah Jawa Timur. Area pemantauan operasional ini menjangkau hingga 29 kabupaten serta 9 kota yang berada di provinsi tersebut.
Wilayah kabupaten yang masuk dalam cakupan pemantauan tersebut di antaranya meliputi Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, hingga Tulungagung.
Selain area kabupaten, pemantauan intensif secara berkala juga diselenggarakan di 9 kota besar di Jawa Timur. Kota-kota tersebut meliputi Kota Batu, Blitar, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Probolinggo, serta wilayah pusat pemerintahan di Surabaya.
Di pihak lain, melansir publikasi dari dashboard jabarprov .go .id, pergerakan harga barang pangan di wilayah Jawa Barat mengindikasikan tingkat ketahanan pasokan yang tergolong aman meski didapati adanya penyesuaian nilai jual di beberapa lokasi pasar tradisional kota besar.
Pemerintah daerah melalui instansi terkait terus melakukan berbagai upaya dalam menekan potensi lonjakan harga jual lewat skema regulasi harga eceran tertinggi. Pemantauan ini diaplikasikan secara terintegrasi agar rantai distribusi dari produsen menuju konsumen tidak menemui hambatan.
Berikut adalah daftar estimasi rentang rata-rata harga jual beberapa komoditas pangan utama yang dihimpun dari berbagai pusat data informasi pangan daerah pada hari ini.
Daftar Perkiraan Harga Bahan Pokok 29 Mei 2026: Beras Medium per 1 Kilogram: Rp13.500 – Rp15.000 Minyak Goreng Kemasan per 1 Liter: Rp18.500 – Rp20.500 Cabai Rawit Merah per 1 Kilogram: Rp45.000 – Rp60.000 Bawang Merah per 1 Kilogram: Rp38.000 – Rp42.000 Daging Ayam Ras per 1 Kilogram: Rp36.000 – Rp39.500
Nominal perkembangan harga di atas merupakan hasil kompilasi dari fluktuasi nilai jual di tingkat pedagang eceran pada pasar tradisional. Perbedaan harga antarwilayah sangat dipengaruhi oleh jarak distribusi serta biaya logistik pengiriman dari daerah pusat produksi.