Daftar 10 Produk Unitlink Pasar Uang dengan Imbal Hasil Tertinggi

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:25:49 WIB
Ilustrasi Pasar Uang (GAMBAR: ajaib.co.id)

JAKARTA – Rata-rata kinerja imbal hasil atau yield unitlink berbasis pasar uang menjadi yang paling positif dibandingkan jenis lainnya. Berdasarkan data Infovesta secara year to date (ytd), rata-rata return unitlink berbasis pasar uang tercatat di angka 1,04% per April 2026.

Apabila dilihat secara mendalam berdasarkan data Infovesta, terdapat 10 produk unitlink pasar uang yang sukses membukukan return tertinggi per April 2026.

Peringkat pertama ditempati oleh produk GSP Dana Pasar Uang US Dollar milik PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Produk tersebut memberikan imbal hasil sebesar 3,45% per April 2026 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Lalu, posisi kedua diisi oleh produk DPLK DKPK GRO Dana US Dollar yang dikelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia). Produk tersebut memberikan imbal hasil sebesar 3,42% per April 2026 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pada urutan ketiga diisi produk DPLK PPIP GRO Dana US Dollar yang dikelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia). Produk tersebut memberikan imbal hasil sebesar 3,27% per April 2026 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Lebih lanjut, produk unitlink pasar uang Carlink Pro Safe milik PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life Insurance) berada di posisi keempat. Produk tersebut memberikan imbal hasil sebesar 1,81% per April 2026 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Untuk posisi kelima ditempati produk kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia), yakni DPLK PPIP GRO Dana Pasar Uang. Produk tersebut memberikan return sebesar 1,67% per April 2026 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu, pada posisi keenam diduduki produk Carlisya Pro Safe milik PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya (CAR Life Insurance), dengan imbal hasil sebesar 1,65% per April 2026 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Posisi ketujuh diisi produk unitlink pasar uang kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia), yaitu DPLK DKPK GRO Dana Pasar Uang, dengan imbal hasil sebesar 1,24% per Maret 2026 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Selanjutnya, urutan kedelapan ditempati produk unitlink pasar uang DPLK PPIP GRO Dana Syariah yang dikelola Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife (Manulife Indonesia), dengan imbal hasil sebesar 1,64% per April 2026 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Posisi kesembilan diisi oleh produk DPLK PPIP GRO Dana Syariah yang dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Manulife Indonesia. Produk itu mencetak imbal hasil sebesar 1,62% per April 2026 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Produk PT Chubb Life Insurance Indonesia, yakni CHUBB Rupiah Money Market Fund, berada di posisi kesepuluh. Produk itu meraih return sebesar 1,58% per April 2026 sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mengenai kinerja positif unitlink berbasis pasar uang, Head of Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana menjelaskan situasinya tidak lepas dari komposisi portofolio yang mayoritas berada di deposito dan surat utang jangka pendek.

Wawan Hendrayana juga memprediksi unitlink pasar uang kemungkinan tetap akan mendapat kinerja positif ke depan, sejalan dengan bertahannya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang saat ini di level 4,75%.

"Justru potensi penundaan penurunan suku bunga atau bahkan kenaikan suku bunga akan menguntungkan bagi jenis pasar uang," kata Wawan, Kamis (7/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Jika dicermati lebih jauh dari data Infovesta, kinerja unitlink berbasis saham mengalami kontraksi paling dalam, dengan rata-rata imbal hasil terkontraksi 4,75% per April 2026.

Di sisi lain, unitlink campuran rata-rata imbal hasilnya juga terkontraksi sebesar 3,62% per April 2026. Diikuti oleh unitlink berbasis pendapatan tetap dengan rata-rata return yang terkontraksi sebesar 0,97% per April 2026.

Terkini